IKMAL
Bismillah
Assalamualaikum wr wb
Ba'da tahmid wa sholawat
Alhamdulillah segala puji bagi Alloh SWT, yang masih memberikan kita dengan dengan dua nikmat yang sangat besar yakni : nikmat iman dan nikmat Islam, semoga sholawat serta salam selalu Alloh curahkan kepada Rasulullah SAW, beserta sahtabat, keluarga, para tabi'i, dan tabi'in serta para pengikutnya yang tetap komitmen dijalan Islam.
Alhamdulillah, beberapa saat yang lalu beberapa ikwah dan akhwat IKMAL telah berhasil melaksanakan syuro di ponorogo, hal ini perlu kita syukuri, karena merupakan langkah awal menuju terlaksananya agenda berikutnya. Semoga Alloh Ta'ala senantiasa memberikan keberkahan kepada mereka. Ikhwah akhwati fillah, dalam melaksanakan agenda da'wah di Ponorogo dan SMA 1 khususnya, diperlukaan kerja sama dari semua pihak, baik alumni maupun saudara/i kita di Ponorogo. Alhamdulillah, atas pertolonganNya, da'wah yang telah dibina oleh para pendahulu kita di SMA 1 ponorogo mulai menampakkan hasil, hal ini ditandai dengan banyaknya alumni takmir yang sudah bisa mandiri, ataupun di terima di PTN favorit, hal ini masih ditambah lagi dengan hadirnya beberapa ikwah dan akhwat yang berkomitmen untuk memajukan da'wah di ponorogo, kabar gembira ini saya terima beberapa hari yang lalu bahwa ukhti Dian (ITS '99) diterima menjadi staf pengajar di SMA 1 ponorogo, hal ini tentu saja semakin melapangkan jalan menuju kearah perbaikan yang kita inginkan di SMA 1, ikhwah fillah kabar gembira yang lain adalah "ternyata" Bapak Kepala SMU 1 ponorogoa adalah adalah ayahanda dari salah seorang alumni IKMAL. Ini sebagaimana istilah Ust. Tifatul,
"istifadah zhuruf (memanfaatkan situasi dalam artian positif) mungkin lebih tepat digunakan, apalagi jika disertai dengan kemampuan penguasaan mendayagunakan segala sumberdaya dan potensi yang ada. Baik potensi yang dikuasai orang lain, apalagi potensi dan sumberdaya yang memang dikuasai sendiri. Intinya, perubahan melalui da’wah ini penting direncanakan".
Sesungguhnyalah kerja da'wah adalah kerja profesional, tidak ada jaminan da'wah akan berhasil, karena ia menuntut profesionalisme, betapa banyak kita melihat , orang yang dulunya berjuang dalam barisan yang ikhlas, kemudian tercecer, tertatih, dan sendiri. Naudzubillah. Untuk itulah ikhwah fillah, kita memerlukan barisan ini, untuk bersama, saling menasihati, saling berlomba dan saling memotivasi dalam kebaikan. Dalam prinsip IKMAL, kita harus selalu menjaga prinsip egaliterian, kesetaraan, bukan pada budaya ewuh pakewuh, sehingga tidak ada grundelan.
Terakhir, mungkin adanya pandangan bahwa berda'wah di IKMAL tidak keren, tidak "cool", tidak level dengan kelas kita sebagai seorang mahasiswa/profesional yang terbiasa mengurusi acara-acara yang berskala nasional atau internasional, ketahuilah ikhwah sesungguhnya segala daya upaya hanya kita serahkan pada Alloh SWT, segala niatan dalam hati kita harus senantiasa kita sandarkan kepada Alloh SWT, ikhlas karena ALLOH SWT, bukan karena pujian atau sanjungan sesama makluk. Wallahu a'llam

0 Comments:
Post a Comment
<< Home